Menyiapkan Biaya Nikah dengan Menabung Reksadana

Author : Yulia Andita

Pernikahan merupakan salah impian bagi semua orang, terutama bagi perempuan yang mengingikan pesta pernikahan yang sesuai dengan apa yang diimpikan. Pernikahan merupakan suatu proses yang sangat sacral sehingga setiap pasangan yang akan melaksanakannya membutuhkan persiapan yang sangat matang, baik dari persiapan mental, dan juga persiapan finansial. Karena menyiapkan pesta pernikahan yang diimpikan pasti membutuhkan uang yang tidaklah sedikit. Terlebih lagi jika anda ingin membiayai 100% biaya nikah anda. Maka harus ada beberapa step yang matang agar tujuan keuangan setiap pasangan yang akan menikah bisa tercapai tanpa adanya hambatan.

Hal ini harus dilakukan oleh kedua pihak, baik dari pihak pira dan juga wanita. Komitmen yang kuat dari setiap pasangan  untuk bisa menyisihkan uang dari sebagian penghasilan. Dan mari kita bandingkan orang yang memiliki konsep menabung dan investasi dalam mempersiapakan biaya pernikahan.

Berikut ini adalah rincian pengeluaran pengeluaran

Jenis Pengeluaran

Budget

Sewa Gedung  + Dekorasi

Rp.15.000.000

Catering

Rp. 14.000.000

Busana +Rias

Rp. 10.500.000

Undangan + Souvenir

Rp. 5.000.000

Biaya Dokumentasi

Rp. 5.000.000

Biaya Hiburan

Rp. 3.000.000

Biaya Administrasi

RP. 2.000.000

Transportasi

Rp. 2.000.000

Biaya Lainnya

Rp. 5.000.000

TOTAL

Rp. 61.500.000

 

Cara sederhana pengalokasian uang untuk setiap bulannya:

Alokasi uang penghasilan anda 10% untuk kebutuhan dan keperluan pernikahan

Untuk melakukan hal ini dibutuhkan kesungguhan dari calon pasangan, jika tidak ada kerjasama dari keduanya maka akan terasa berat dan uang yang diperlukan akan terasa lama memenuhi kebutuhan.

Dengan mengalokasikan uang sebesr 10% dari penghasilan adna dapat menghitung uang yang berhasil dikumpulkan dalam waktu beberapa bulan dan bebrapa tahun kedepan sampai tahun pernikahan anda.

Contohnya:

Jika penghasilan anda dan calon pasangan digabungkan berjumlah Rp. 10.000.000, maka uang yang harus disisihkan sebesar Rp. 1.000.000.

10% x Rp. 10.000.000 = Rp. 1.000.000

Sehingga total uang yang terkumpul selama 1 tahun adalah Rp. 12.000.000

Rp. 1.000.000 x 12 bulan = Rp. 12.000.000

Bagi calon pasangan uang akan menikah 3 tahun lagi maka uang yang terkumpul hingga Rp. 36.000.000.

Apabila ingin menikah 3 tahun dari tahun ini, maka anda dan pasangan membutuhkan waktu lagi jika ingin menggenapi biaya pernikahan yang telah di tentukan. Uang yang perlu dikumpulkan lagi sebesar Rp. 15.500.000 atau sekitar waktu 16 bulan lagi.

Nah bagaimana jika kita ubah cara mengumpulkan biaya nikah dengan cara berinvestasi. apakah dengan berinvestasi di reksadana kita dapet mempercepat pertumbuhan uang yang lebih cepat ketimbang hanya menabung.

 

 Mengalokasikan dana 10%dari penghasilan ke reksadana 

Katakan saja anda dan pasangan anda hanya mampu menyisihkkan uang sebanyak Rp. 1 juta saja setiap bulan sedangkan anda membutuhkan waktu kurang lebih 3 tahun lagi untuk menuju hari yang sakral.

Setelah mengetahui besarnya biaya nikah dan rentang waktu yang diperlukan, sekarang yang dibutuhkan adalah memilih jenis reksadana yang cocok untuk mencapai tujuan keuangan anda?

3 tahun bisa dikatakan adalah jangka panjang. Sehingga ada baiknya anda bisa memilih reksadana saham, sebagai salah satu contoh simulasinya adalah Reksadana saham Grow-2 Prosper. Maka hasil dari investasi berkala setiap bulan dengan asumsi imbal hasil/return bulanan sebesar 1.28%.

Menyiapkan biaya nikah dengan berinvestasi di reksadana

Menyiapkan biaya nikah dengan berinvestasi di reksadana

Berdasarkan tabel perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa dengan berinvestasi pada reksadana saham diperoleh uang sebesar Rp. 46.978.948 selama 3 tahun. Dengan total pokok investasi sebesar Rp. 36.000.000 kemudian ditambah dengan imbal hasil investasi anda sekitar Rp. 10.978.948 atau investasi anda telah tumbuh sebesar 30,49%.

Meski hasilnya belum memenuhi dari target tetapi anda lebih ringan menutupi kekurangannya dibanding hanya menabung.

Mungkin memang terasa cukup berat jika menyisihkan uang sebesar Rp. 1 juta perbulan, namun jika anda fokus pada tujuan keuangan anda, maka hal itu bisa dijalani dengan mudah.

Apabila anda tetap menabung maka anda akan kehilangan opportunity cost sebesar Rp. 10.978.948.

Reksadana adalah salah satu alternatif investasi bagi investor yang masih kurang ilmu mengelola investasi baik dalam menghitung keuntungan dan risiko investasi dan tidak memiliki banyak waktu,

 

Yuk Buka Rekening Investasi Sekarang Juga