Cara Memulai Investasi Reksadana Bagi pemula

Reksadana sebenarnya bukan investasi yang baru dalam dunia investasi pasar modal. Namun belum banyak orang yang mencoba untuk memulai investasi reksadana. Salah satu alasannya adalah belum mengetahui cara memulai investasi. Berikut ini adalah beberapa hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memulai investasi reksadana:

1. Menentukan Tujuan Investasi

Setiap orang pasti memiliki impian atau kebutuhan di masa depan. Bisa saja kamu beringinan membeli HP baru, mempersiapkan biaya nikah, beli kendaraan baru, biaya pendidikan atau juga untuk mempersiapkan ibadah. Mengapa seseorang membutuhkan tujuan? Karena hal ini bertujuan untuk menentukan jangka waktu investasi. Semakin besar uang yang dibutuhkan dari setiap tujuan keuangan mu bisa jadi semkain besar juga uang yang harus kamu sisihkan untuk investasi. Tujuan keuangan juga berguna untuk menentukan seberapa lama kamu harus investasi dan kemana kamu harus berinvestasi.

 

2. Pahami Reksadana

Reksadana adalah salah satu investasi yang terdiri dari beberapa produk investasi. Hal ini membuat kita berinvestasi ke banyak prosuk investasi secara sekaligus. Reksadana memudahkan kita yang memiliki modal yang tidak terlalu besar. Karena biasanya jika kita membelinya hanya 1 jenis produk, maka modal yang dikeluarkan bisa lebih besar. Kalau membeli reksadana kita hanya butuh uang sebesar Rp. 100.000 sudah bisa mendapatkan saham, obligasi, deposito, Sertifikat Bank Indonesia, serta produk investasi lainnya.

 

Ketika investasi di reksadana uangmu akan dikelola oleh manajer investasi yang sudah sangat professional. Jadi kamu ga perlu pusing memilih produk investasi yang kinerja nya bagus dan ga perlu analisa yang rumit. Kemudian uang yang kamu belikan reksadana itu masuk ke dalam rekening bank kustosian/ bank yang menjadi partener dalam penitipan harta reksadana. Jadi uangmu tidak akan dibawa kabur oleh manajer investasinya.

 

3. Pahami Jenis Reksadana

Ketika memulai investasi ada baiknya kamu harus mengetahui apa saja jenis reksadananya. Karena setiap jenis reksadana memiliki risiko dan tingkat imbal hasil yang berbeda-beda. setiap jenis reksadana juga menentukan seberapa tepatnya untuk mencapai tujuan investasi anda.

Berikut ini adalah jenis reksadana:

Reksadana Pasar Uang

Keseluruhan dana kelolaanya ditempatkan di produk pasar uang seperti deposito, Sukuk, Sertifikat Bank Indonesia dan obligasi yang jatuh tempo dibawah 1 tahun.

Reksadana ini memiliki tingkat risiko yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan jenis reksadana lainnya.

Reksadana pasar uang sangat cocok untuk tujuan keuangan atau kebutuhan yang akan dicapai kurang lebih 1 tahun.

Baca Juga : Reksadana Pasar Uang, Risiko Rendah Cocok Untuk Pemula

 

Reksadana Pendapatan Tetap

Jenis reksadana ini menempatkan 80% dananya di dalam obligasi. Serta risikonya diatas dari reksadana pasar uang serta keuntungannya diatas reksadana pasar uang.

Reksadana pendapatan tetap ini cocok untuk investor yang moderat serta investor yang berinvestasi dengan jangka waktu 1-3 tahun.

 

Reksadana Campuran

Layaknya nama minuman segar yaitu es campur. Dimana isinya campuran dari beberapa produk investasi yaitu deposito, obligasi, saham, sukuk, dan lainnya.

Tingkat risiko dan keuntungannya diatas dari reksadana pendapatan tetap. Serta reksadana ini cocok bagi investor yang berinvestasi antara 3-5 tahun.

 

Reksadana Saham

Reksadana jenis ini menempatkan dananya 80% kedalam saham. Tingkat risiko dan keuntungan nya paling tinggi diantara jenis reksadana yang lain. Reksadana saham biasanya lebih diminati untuk investasi lebih dari 5 tahun.

Baca Juga : 

4. Membuka Rekening Reksadana

Setelah mengetahui jenis reksadana yang kira-kira cocok anda. Maka hal yang kamu lakukan adalah degan membuka rekening investasi reksadana. Anda bisa mencari tahu ke beberapa website Manajer Investasi yang menjual reksadana jenis tersebut. Contoh perusahaan manajer investasi yang telah memiliki online system tersendiri seperti Corfina Capital.

Mulai dari proses pendaftaran sebagai investor baru, hingga proses jual dan beli reksadana bisa dilakukan secara online. Sehingga kamu akan mudah untuk memantau kinerja reksadananya melalui handphone danjuga PC anda. Jadi tidak perlu repot-repot ke kantor utamanya untuk meminta lembar formulir pembukaan rekening serta jual dan beli.

 

Caranya adalah sebagai berikut:

a. Masuk ke dalam website Corfina Capital https://corfina.id/. Kemudian klik "daftar"

b. Isi form pendaftaran. Sebelumnya siapkan dokumen berupa KTP dan NPWP

c.  Setelah selesai maka kamu silakan tanda tangan digital di kotak yang disediakan

5. Klik Daftar dan silakan menunggu hingga pendaftaran selesai