Cara Menabung Dana Darurat Dengan Benar

Bencana alam yang menimpa banyak saudara yang ada di daerah Jabodetabek pada awal tahun 2020 memang banyak menyisakan kesedihan. Diantara banyaknya korban jiwa dan juga harta benda yang juga  harus direlakan untuk hanyut bersama air banjir. Bahkan banyak yang mengharapkan bantuan pangan, pakaian dan juga alat untuk MCK (Mandi Cuci Kakus).

banjir jabodetabek

Mungkin ada hal yang terlupakan ketika kita mengalami bencana alam dan kejaidian darurat lainnya, kita merasa tidak tenang karena harta benda yang hilang. Maka hal yang perlu direncanakan sebelum kejadian darurat terjadi, terutama agar kita merasa tenang karena memiliki dana darurat yang bisa membantu ketika terjadi bencana dan lainnya.

Anda harus menyisihkan uang untuk keadaan darurat, tetapi Anda tidak yakin bagaimana cara mebangunnya dan memilikinya. Mungkin Anda sudah berusaha untuk mengatur keuangan dengan anggaran yang ketat, mungkin Anda sudah mencoba menjadikan penghematan sebagai prioritas keuangan anda.

Bagaimana Anda bisa memenuhi kebutuhan keuangan di masa-masa yang genting/darurat atau masih memiliki sisa yang cukup untuk disisihkan setiap bulannya?

 

Berikut adalah lima cara mudah untuk membangun dana tabungan darurat, berapa pun penghasilan Anda saat ini

 

Dahulukan Menyisihkan, Jangan Dipikirkan

Trik pertama untuk menabung adalah tidak menunggu dan melihat seberapa banyak Anda "telah menyisakannya" pada akhir bulan, melainkan untuk "menyisihkan terlebih dahulu." di awal bulan (atau setiap kali mendapat gaji), sisihkan sejumlah tertentu untuk tabungan darurat Anda sebelum Anda membelanjakan untuk hal lain.

Setelah uang ini tersimpan dengan aman di rekening tabungan Anda, Anda tidak akan tergoda untuk membelanjakannya untuk semua hal lain yang cenderung muncul.

 

Atur dan Lupakan

Selangkah lebih maju dengan mengotomatisasi tabungan Anda untuk mengurangi kemungkinan kekhilafan diri kita. Siapkan transfer otomatis dari tabungan utama anda ke rekening tabungan lainnya di awal setiap bulan (atau setiap kali Anda menerima gaji) sehingga tidak ada kemungkinan Anda akan lupa untuk menyisihkan uang ini atau menggunakannya untuk hal-hal lain.

 

Simpan Rejeki Nomplok

Tahan keinginan untuk membelanjakan uang tambahan apa pun yang masuk. Jika Anda mendapatkan mendapat bonus dari kantor, mendapat undian, simpan segera di dana tabungan darurat Anda.

Karena Anda tidak mengandalkan uang ini sebagai bagian dari anggaran bulanan Anda, Anda tidak akan melewatkannya, dan setiap rejeki kecil akan membantu Anda lebih dekat dengan tujuan tabungan Anda.

 

Pangkas Anggaran Anda

Pangkas pengeluaran untuk penghematan pengeluaran bulanan, sekiranya ada pengeluaran yang tidak dibutuhkan bisa kamu kurangi.

Baca Juga : Tips Membuat Anggaran : Cara Menghitung Penghasilan dan Beban

Apakah anda benar-benar perlu membayar 700 saluran TV kabel? Apakah anda benar-benar perlu makan di luar 3 kali seminggu? Setiap pengeluaran yang kecil dapat dipotong dari anggaran bulanan akan memberikan kamu lebih banyak uang tunai yang dapat dimasukkan ke dana darurat.

 

Biarkan Uang Anda Berkembang

Pastikan uang yang anda simpan bisa bekerja untuk anda dengan memasukkannya ke dalam rekening tabungan hasil tinggi, reksadana pasar uang, atau saham atau dimana saja asalkan uangmu dapat tumbuh dan memberi Anda lebih banyak uang lagi. Setiap rupiah tambahan dihitung, jadi pastikan Anda mendapatkan pengembalian maksimum untuk investasi Anda. Serta jangan meletakkan dan menyimpan uang tunai terlalu banyak di rumah. Karena berisiko jika di maling dan juga ketika terjadi bencana.

Baca Juga : Empat Tahapan Untuk Berinvestasi Secara Konsisten

 

Dengan cara tersebut anda bisa memiliki uang simpanan yang akan membantu anda ketika dalam keadaan yang darurat. Serta kamu pun akan merasa aman memiliki uang yang akan membantu jika dibutuhkan.